Swallowtail & Dragonfly (2026) merupakan film drama biografi yang diangkat dari kisah nyata kehidupan Lianxia "Ziyi" Zhou, seorang pelukis dan penyair berbakat yang meraih ketenaran di Shanghai pada era 1930-an. Berkat bakat seninya yang luar biasa, Ziyi berhasil menembus dunia seni yang didominasi kaum pria dan menjadi salah satu seniman paling dihormati pada masanya. Namun, kejayaan tersebut perlahan runtuh ketika perang dan revolusi mengubah hidupnya secara drastis.
Di tengah kekacauan perang, Ziyi harus berjuang melindungi keluarganya sambil mempertahankan semangat berkarya. Bersama suaminya, Wanping Xu, seorang fotografer yang selalu mendukung mimpinya, ia menghadapi berbagai cobaan, mulai dari perpisahan akibat perang, kehilangan orang-orang terkasih, hingga perubahan sosial yang mengguncang Tiongkok. Meski harus menjalani kehidupan yang penuh penderitaan, Ziyi tidak pernah meninggalkan dunia seni yang menjadi sumber harapan dan kekuatannya.
Seiring berjalannya waktu, perjalanan hidup Ziyi dipenuhi pengorbanan, ketabahan, dan cinta yang tak pernah pudar. Di balik setiap lukisan yang ia ciptakan tersimpan kisah tentang perjuangan seorang wanita menghadapi perubahan zaman, mempertahankan identitasnya sebagai seniman, sekaligus menjaga keluarganya tetap utuh di tengah gejolak sejarah.
Dengan sinematografi yang indah, latar Shanghai era 1930-an yang memukau, dan kisah yang mengharukan, Swallowtail & Dragonfly (2026) menyuguhkan drama biografi yang mengangkat tema cinta, seni, keluarga, dan keteguhan hati. Film ini menghadirkan perjalanan inspiratif seorang perempuan yang membuktikan bahwa keindahan dan harapan dapat tetap hidup bahkan di tengah perang dan revolusi.