Bloody Smart (2026) berlatar di sebuah kota yang dikenal sebagai tempat pendidikan terbaik, di mana para siswa dituntut untuk selalu berprestasi dan menjadi yang terbaik. Di balik sistem pendidikan yang tampak sempurna, tersimpan sebuah rahasia mengerikan yang perlahan mulai mengubah kehidupan seluruh penduduk kota.
Semuanya bermula ketika sebuah Bloodfruit Tree misterius tumbuh secara tersembunyi dan menghasilkan buah berwarna merah seperti darah. Buah tersebut kemudian diberikan oleh seorang anak laki-laki berpakaian hitam kepada orang-orang yang dianggap benar-benar membutuhkannya.
Pada awalnya, buah itu dianggap sebagai sesuatu yang dapat meningkatkan kecerdasan dan membantu seseorang mencapai kesuksesan. Namun ternyata buah tersebut juga membangkitkan berbagai keinginan, emosi, dan hasrat yang selama ini ditekan. Orang-orang yang memakannya mulai menunjukkan perubahan perilaku yang semakin aneh dan mengkhawatirkan.
Ketika ambisi untuk menjadi sempurna berubah menjadi obsesi, batas antara kecerdasan dan kegilaan mulai menghilang. Rahasia demi rahasia terbongkar, sementara penduduk kota perlahan kehilangan kendali atas diri mereka sendiri.
Di tengah kekacauan tersebut, beberapa orang mulai menyadari bahwa kemunculan pohon misterius itu bukanlah sebuah kebetulan. Mereka harus mencari tahu asal-usul Bloodfruit Tree dan alasan mengapa buah tersebut diberikan kepada orang-orang tertentu sebelum seluruh kota jatuh ke dalam kehancuran.
Bloody Smart (2026) merupakan serial live-action Taiwan yang diadaptasi dari sejumlah karya horor Junji Ito, sehingga menghadirkan nuansa horor psikologis, misteri, dan kengerian tubuh yang khas.