Iman, seorang pengantin baru Palestina yang masih muda, ditangkap dan dipenjara di penjara Israel dengan keamanan tinggi, tempat ia melahirkan seorang bayi laki-laki. Saat ia berjuang untuk bertahan hidup dan membesarkan anaknya di balik jeruji besi, ia terombang-ambing antara naluri keibuannya dan keputusan sulit yang harus diambilnya. Melalui hubungannya dengan para tahanan lainβbaik Palestina maupun Israelβia menemukan waktu dan ruang untuk merenung, berkembang, dan menjadi dewasa sebagai seorang wanita muda.