Pada tahun 1990-an, Zhang Xiaoman, seorang yatim piatu, tumbuh besar di kota industri Tiexicheng, dan mendapatkan julukan "Putra Tiexicheng" karena kesetiaan dan integritasnya. Bersama Xia Lei yang teguh dan Yan Xiaodan yang pemberani, ia menjalani masa muda yang penuh semangat. Ketika perubahan ekonomi memaksa mereka meninggalkan kampung halaman untuk mencari peluang baru, mereka akhirnya kembali, menjalin kisah mengharukan tentang kesetiaan yang tak tergoyahkan dan menemukan jalan pulang.