Emma Bryant merasa tertelan oleh kegelapan budaya masa kini yang semakin pekat. Terpaksa tinggal bersama kakeknya, ia menemukan sebuah buku harian lama yang membawanya ke dunia yang sangat berbeda dari dunianya sendiri. Di sana, Emma menyadari ada sesuatu yang vital hilang di abad ke-21. Bertekad untuk mengungkapkannya, ia mencari tanpa lelahβhanya untuk menyadari bahwa hal itu tidak dapat diperoleh, melainkan harus diterima.